Free Hello Kitty ani Cursors at www.totallyfreecursors.com
Dewi Yulia Ramadani

Jumat, 03 Mei 2013

TANGGAPAN PENELITIAN LINGKUNGAN PERTAMBANGAN

Studi Kasus

PT Freeport Indonesia, anak perusahaan yang mengoperasikan tembaga Grasberg dan tambang emas telah dituduh melakukan pengrusakan lingkungan yang sangat besar, terutama pembuangan 130.000 ton limbah batuan (tailing) setiap harinya ke sungai lokal sebagai lokasi pembuangan. Grasberg juga menjadi terkenal karena pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh ribuan tentara di situs pertambangan yang diduga ada untuk melindungi tambang dari penduduk setempat yang tidak puas, penduduk yang tanahnya telah digali atau yang menjadi tempat pembuangan tailing.
Tanggapan
          Berdasarkan studi kasus diatas tanggapan terhadap permasalahan mengenai kasus PT. Freeport Indonesia adalah seharusnya sebagai perusahaan besar PT. Freeport Indonesia tersebut harus memikirkan lingkungan sekitar tempat pertambangan karena dengan hasil yang didapatkan terhadap hasil pertambangan tersebut seharusnya PT. Freeport Indonesia sudah dapat membuat pengalokasian dengan bijak terhadap lingkungan sekitar. Akibat pertambangan tersebut dapat menyebabkan kesrusakan yang besar terhapat lingkungan serta penduduk sekitar. Seharusnya PT. Freeport Indonesia sangat memikirkan keamanan serta kenyamanan penduduk sekitar dengan memberikan fasilitas yang baik untuk penduduk sekitar agar terciptanya keseimbangan antara lingkungan yang baik dengan keuntungan yang didapatkan oleh PT. Freeport Indonesia tersebut. 




Sumber      
Gambar       : www.tekmira.esdm.go.id
Studi Kasus : www.ohtugas.blogspot.com

Selasa, 23 April 2013

TAGGAPAN KASUS KELANGKAAN AIR BERSIH AKIBAT KERUSAKAN SUMBER DAYA ALAM

STUDI KASUS
Lebih dari sepertiga penduduk dunia tak tercukupi kebutuhannya akan air bersih, baik untuk air minum maupun sanitasi. WHO menetapkan jumlah minimun air bersih yang harus tersedia untuk hidup sehat adalah 2000 m3 per orang per tahun. Sekitar 40 negara di dunia ada di bawah angka tersebut. Wilayah Indonesia sendiri  juga mengalami kondisi  kekurangan air, khususnya daerah di pulau Jawa. Data dari data Bappenas tahun 2006, pulau jawa berada dalam kondisi kritis air. Jakarta merupakan salah satu kota yang tidak dapat memenuhi ketersediaan air bersih untuk warganya. Dari 13 sungai yang mengalir di Jakarta, tidak ada satupun yang dapat dikonsumsi sebagai air bersih. Satu-satunya sumber air bersih di Jakarta adalah Waduk Jati Luhur.

TANGGAPAN
Melihat kasus kelangkaan air yang terjadi diindonesia ini memang disayangkan, indonesia yang dikenal dengan negara maritim atau negara kelautan tenyata untuk mendapatkan air bersih saja susah, untuk itu sebagai manusia kiat harus peduli, ramah serta melestarikan sumber daya alam seperti buang sampah pada tempatnya serta menyediakan tempat pembuangan limbah yang sesuai agar tidak terjadi bencana lebih parah lagi. Untuk itu kita harus menjaga serta melestariakan sumber daya alam yang kita miliki agar tetap bisa digunakan sampai kapan pun.





Jumat, 19 April 2013

TANGGAPAN KASUS ASAS PENGETAHUAN LINGKUNGAN

STUDI KASUS
Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktifitas manusia. Setiap aktifitas manusia pasti menghasilkan buangan atau sampah. Jumlah atau volume sampah sebanding dengan tingkat konsumsi kita terhadap barang/material yang kita gunakan sehari-hari. Demikian juga dengan jenis sampah, sangat tergantung dari jenis material yang kita konsumsi. Oleh karena itu pengelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari ‘pengelolaan’ gaya hidup masyrakat.
Peningkatan jumlah penduduk dan gaya hidup sangat berpengaruh pada volume sampah. Dari Data menunjukan bahwa kota Bandung setiap harinya menghasilkan sampah sebanyak 8.418 m3 dan hanya bisa terlayani sekitar 65% dan sisa tidak dapat diolah.

TANGGAPAN
Berdasarkan masalah yang terjdi diatas bahwa sampah merupakan benda yang dihasilkan dari sisa sisabuangan aktivitas manusia. Setiap manusia yang hidup pasti menghasilkan sampah. Lingkungan dikatakan sehat jika disekitar lingkungan tersebut terdapat sampah yang diolah dengan baik dan peletakan sampah yang sesuai dengan sistem keteraturan serta membuang sampah pada tempatnya.
Bertamabahnya sampah menunjukan bertambahnya jumlah penduduk, dari studi kasus diatas membahas banyaknya sampah dikota bandung. Menurut saya sebagai warga masyarakan yang baik setidaknya kita membantu dengan membuang sampah pada tempatmya, karena kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawb pemerintah dan dinas kebersihat saja, melainkan warga nasyarakat sendiri yang harus dapat menjaga kebersihan lingkungan sekitar dari sampah. Sampah menumpuk dapat menyebakan banyaknya penyakit yang timbul serta banjir pada musim hujan.





Sumber :
Studi kasus  :/http://intankartikaningrum.blogspot.com
Gamabar      : www.citizenjurnalism.com